Batas Pendaftaran Berakhir, Tiga Calon Ketua Karang Taruna kelurahan Rawabuntu Siap Berkompetisi

Wikinews.id, Rawabuntu,- Pemilihan Calon Ketua Karang Taruna Kelurahan Rawabuntu telah memasuki tahap akhir. Batas pendaftaran Calon Ketua telah ditutup pada hari Minggu 05 April 2020. Pemilihan yang diadakan secara terbuka ini mendapat respon positif oleh anggota Karang Taruna Rawabuntu. terbukti dengan mendaftarnya perwakian dari masing-masing wilayah yang ada di rawabuntu.

Ditemui di kediamannya (09/04/2020), Ratno Wijaya yang mendapat amanat menjadi Ketua Pelaksana Musyawarah Warga (MUSWA) Karang Taruna Rawabuntu Tahun 2020. mengatakan “Alhamdulilah hasil kerja Panitia Pelaksana saya anggap telah membuahkan hasil, kencangnya sosialisasi yang bukan hanya di media sosial, panitia juga memasang spanduk-spanduk di enam titik umum yang bisa dilihat oleh seluruh masyarakat Rawabuntu. Hasilnya tiga wilayah di Kelurahan Rawabuntu masing-masing mengusung Calon Ketua Karang Taruna Rawabuntu, Ubay Bainuri dari Kp. Rawabuntu, Aria Purwadinata dari Kp. Cicentang dan Muhammad Hadiyan Masrury dari Kp. Dadap.”

Ditanya apakah proses ini sudah sesuai aturan? Ratno Wijaya menjawab, “tentu dong, kita juga ga berani kalo ga sesuai aturan, di Permensos No. 25 Tahun 2019 pasal 20 itu kan tidak diatur secara jelas petunjuk teknis (juknis) pemilihannya. yang penting konsep pemilihan itu hasil dari Musyawarah Warga Karang Taruna, Nah! Rawabuntu ini mau ini secara terbuka.”

Dia juga menjelaskan bahwa konsep terbuka ini lebih fair dan beradab, setiap orang punya kesempatan yang sama, pemilihannya juga dilakukan secara terang-terangan. sehingga siapapun yang terpilih akan dikenal dan diakui semua orang.

“Jelas-jelas karena konsep terbuka ini akan memberikan kekuatan kepada siapa pun Ketua terpilih nanti sehingga akan lebih enak dalam memimpin Karang Taruna Rawabuntu, karena dia lahir dari pemilihan yang fair dan beradab” pungkasnya.

Terkait pelaksanaannya sendiri belum ada keputusan yang pasti, karena penetapan Pemerintah tentang Pembatasan Sosial atau Social Distancing. “Ini kan organisasi plat merah jadi kita harus mematuhi keputusan pemerintah, kita akan adakan ketika situasi sudah mulai membaik.” tambahnya. (lee/Red)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *