Fraksi PKB Dorong Pemkot Tangsel Percepat Penanganan COVID-19 dan Inspeksi Harga Pasar

H.soleh ketua fraksi PKB (kiri), Sudiar wakil ketua fraksi ( tengah), Kristianto TA fraksi PKB (kanan).

Sehubungan maraknya masukan dari masyarakat mengenai penanganan dan penanggulangan virus Covid-19 serta meningkatnya harga bahan pokok di pasar, oleh karenanya Fraksi PKB menggelar rapat Fraksi yang menghasilkan beberapa keputusan sebagai berikut:

  1. Pemkot Tangsel segera membuat edaran resmi kepada masyarakat yg berisi langkah-langkah masyarakat dalam melakukan pencegahan dan penindakan penyebaran virus Covid-19.
  2. Meminta Pemkot Tangsel agar dapat melaksanakan program pencegahan penyebaran virus Covid-19, terutama di areal publik, seperti mini market, super market, pasar pasar trasional, dan juga tempat tempat bertemunya masyarkat seperti pengisian bahan bakar minyak (SPBU).
  3. Meminta Pemkot Tangsel agar segera memberikan surat perintah kepada pengelola mini market, super market, dan pasar tradisional untuk melakukan penyemprotan disinfektan.
  4. Meminta Pemkot Tangsel agar bekerja sama dengan pengelola pasar tradisional untk melakukan edukasi pada para pedagang untk menggunakan masker dan menggunakan sarung tangan selama berdagang. Bila perlu langkah awal pemkot membagikan alat pelindung diri secara gratis.
  5. Meminta Pemkot Tangsel agar dapat melakukan Inspeksi harga pasar mengingat kenaikan harga sembako di pasaran.

Selain itu, Ketua Fraksi PKB H. M. Soleh menegaskan bahwa Pemkot Tangsel juga harus reaktif untuk memecahkan masalah bersama DPRD tekait pembahasan pengalihan alokasi anggaran APBD untuk menanggulangi Bencana Covid 19 dan menstabilkan harga – harga sembako di pasaran, Sehubungan sebentar lagi memasuki bulan suci Ramadhan yang mana mayoritas masyarakat Tangsel akan membeli kebutuhan pokok lebih dari bulan-bulan lainnya.

Sementara itu Wakil Ketua Fraksi Sudiar, ST., MM. Menambahkan, Pemerintah Tangsel harus ekstra aktif dalam menyingkapi permasalahan yang terjadi saat ini, yakni dengan membuat posko-posko pengaduan penanganan penyebaran Virus Covid 19 dan juga Call Center yang dibuat Pemkot tangsel harus selalu di cek kondisinya. “Kemarin saya coba telepon ke Call Center 112 ternyata tidak aktif, saya coba bangun komunikasi dengan Kadis Dinkes terkait penyebaran virus Covid 19 belum juga ada respon” papar Sudiar.

Kami berharap agar masalah yang terjadi saat ini bisa kita hadapi bersama-sama, Masyarakat tidak perlu panik tetapi juga tidak boleh menganggap remeh hal yang terjadi saat ini. Semoga adanya bencana penyebaran Virus Covid 19 dan kestabilan harga pasar dapat kita lewati bersama sehingga kita semua dapat menjalankan ibadah di bulan Suci Ramadhan dengan penuh hikmat.(redaksi)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *