Jokowi Berjanji, Aturan Turunan UU Cipta Kerja Selesai Dalam Waktu 3 Bulan

Presiden Joko Widodo di ruang kerjanya
Presiden Joko Widodo di ruang kerjanya

Wikinews.id|Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa Undang-undang (UU) Cipta Kerja membutuhkan banyak peraturan pemerintah (PP) dan peraturan presiden (Perpres) sebagai penerapanya.

Meski begitu, Presiden Jokowi akan menargetkan aturan-aturan turunanya tersebut akan selesai dalam 3 bulan.

“Saya perlu tegaskan pula bahwa undang-undang Cipta kerja ini memerlukan banyak sekali PP dan Perpres. Jadi istilahnya ini akan muncul PP dan Perpres yang akan kita selesaikan paling lambat 3 bulan setelah diundangkan,” ucapnya dalam konferensi pers daring dari Istana Bogor, Jumat (9/10/2020).

Jokowi menambahkan, pemerintah juga akan mengundang berbagai apisan masyarakat yang ingin memberikan masukan terkait pembentukan PP dan Perpres turunan dari UU Cipta Kerja tersebut.

“Pemerintah yakin melalui undang-undang Cipta kerja ini jutaan pekerja dapat memperbaiki kehidupannya dan juga penghidupan keluarga mereka dan kalau masih ada,” tuturnya.

Jokowi juga mengajak masyarakat agar dewasa dan menghormati hukum yang sudah ada. Jika ada yang tidak setuju dengan UU Cipta Kerja, ia mengajak masyarakat untuk menggunakan instrumen hukum yang ada, yakni mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstituai (MK).

“Sistem ketatanegaraan kita memang mengatakan seperti itu. Jadi kalau masih ada yang tidak puas silahkan diajukan uji materi ke MK,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, UU Omnibus Law Cipta Kerja sudah disahkan DPR pada hari senin (5/10/2020). UU tersebut mengalami gelombang penolakan dari masyarakat, karna dianggap kurang berpihak ke rakyat. Meski begitu, pemerintah membantah UU Cipta Kerja menyengsarakan, malah sebaliknya dianggap bisa menganggkat ekonomi rakyat. (Zu)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *