Jokowi Resmi Reshuffle Kabinet, Ajib Hamdani: Tahun Depan Perekonomian Bisa Rebound

Ajib Hamdani ketua bidang keuangan dan perbankan BPP HIPMI

Wikinews.id, Jakarta,- Presiden Jokowi resmi mereshuffle enam pos Kementerian kabinet Indonesia maju.

Hal ini mendapat perhatian dari Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Ajib Hamdani.

Harapan Hipmi, tahun 2021 menjadi kesempatan terbaik untuk perekonomian bisa rebound dengan struktur kabinet Indonesia Maju yang baru.

“Hipmi mempunyai harapan yang lebih baik dengan formasi kabinet yang baru,” kata Ajib Hamdani kepada wikinews.id, Selasa (22/12).

Ajib berharap dengan Budi Gunadi Sadikin sebagai nahkoda Menteri Kesehatan, Kemenkes akan lebih bisa mengoptimalkan perannya sebagai garda terdepan untuk mengatasi masalah pandemi Covid-19.

“Ketika masalah kesehatan bisa tertangani dengan baik, maka masalah ekonomi akan mengalami percepatan perbaikan dan pertumbuhan.”ungkapnya.

Di sisi Kemensos, Ajib berharap, Tri Rismaharini bisa turut menjaga daya beli masyarakat tidak terkonstraksi begitu dalam, dengan program-program yang lebih transparan dan akuntabel.

Lanjutnya, Muhammad Lutfi sebagai Menteri perdagangan yang notabene mantan ketua umum HIPMI periode 2001-2005, bisa menjaga kesehatan neraca keuangan negara dengan program-program yang berorientasi pada ekspor dan substitusi impor serta mengatur tata niaga yang sehat, mulai dari regulasi, pelaksanaan kebijakan dan supervisi.

Harapnya, Kementerian KKP yang dinahkodai Sakti Wahyu Trenggono bisa mengoptimalkan potensi maritim yang ada di Indonesia dan mengurangi tingkat kemiskinan dari sektor nelayan. Karena lebih dari 2 juta nelayan di Indonesia masih di garis kemiskinan dan menjadi penyumbang signifikan jumlah kemiskinan nasional.

“Kalau tata kelola maritim bisa optimal, maka Nilai Tukar Nelayan akan bisa ditingkatkan.”ujarnya.

Dari sisi Parekraf yang dinahkodai Sandiaga Salahuddin Uno, mantan ketua umum HIPMI periode 2005-2008, Ajib menilai Indonesia mempunyai potensi yang sangat bagus mulai dari SDM maupun sumber daya alamnya. Dalam konteks SDM, ini sejalan dengan program mendasar pak Presiden tentang komitmennya untuk mendongkrak kualitas dan daya saing SDM.

“Sektor parekraf bisa menjadi ujung tombak eksekusi program Pak Presiden.”pungkasnya.(red)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *