Kadisdikbud Tangsel : Sekolah Swasta Dan Orang Tua Murid Harus Saling Memahami

Wikinews.id, Tangsel,- Menjelang Tahun Ajaran baru ditengah pandemi Covid-19 pelayanan pendidikan harus terus berjalan sekalipun pendidikan jarak jauh, hal ini disampaikan Kadis pendidikan dan kebudayaan Drs.Taryono,M.Si kepada wartawan di kantornya, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan (3/7/2020).

Taryono menjelaskan bahwa pembelajaran jarak jauh tetap dilaksanakan sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat. Ketika daerah status Covid-19 belum hijau maka pembelajaran dilaksanakan jarak jauh, peserta didik tetap belajar dari rumah.

“Terkait pembiayaan layanan pendidikan khususnya swasta berbagai skenario kami siapkan dalam rangka mempersiapkan tahun pelajaran baru, baik dimasa pandemi covid belum hijau atau dimasa daerah kita memasuki zona hijau dan ketika sudah memasuki zona hijau.” Terangnya.

Lanjutnya, terselenggaranya pelayanan pendidikan berkat kerja bersama, kolaborasi orang tua siswa dan pihak sekolah, terutama sekolah yang diselenggarakan oleh swasta dimana sekolah harus menunjukan keprihatinannya dimasa pandemi Covid-19, tetap ada pelayanan pendidikan, tetap ada pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan bagi para siswa sehingga timbul kepercayaan dari pihak orang tua ada layanan pendidikan walaupun jarak jauh.

“Diharapkan dengan adanya kepercayaan orang tua siswa , kewajiban orang tua siswa¬† untuk memberikan kontribusi pembiayaan operasional sekolah tetap dilaksanakan walaupun anaknya tidak berangkat sekolah secara fisik, tetap belajar dari rumah. Ini penting bagaimanapun juga operasional sekolah tetap berjalan misalnya honor guru harus tetap dibayar, intinya adalah harus ada saling pengertian antara orangtua siswa dan pengelola sekolah.” Harap Taryono.

Banyak warga masyarakat yang terdampak secara ekonomi karena pandemi Covid-19, Taryono pun mengharapkan kepada pihak pengelola sekolah Swasta atau yayasan untuk memberikan perhatian kepada orang tua murid.

“Sebaiknya diberikan pengurangan pembiayaan uang kegiatan atau penundaan sebagian pembayaran sehingga orang tua murid juga tetap bisa menyekolahkan anak-anak mereka.” Tutup¬† Taryono(Redaksi).

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *