Maskerisasi Warga, Ini Kata Pimpinan Satker Pencegahan Covid-19 PKB Tangsel

Wikinews.id, Tangsel- Hitungan nasional di laman www.covid19.go.id (05/04/2020) menempatkan Banten di posisi ketiga terpapar Covid-19 dengan 173 kasus; sembuh 7 orang dan yang meninggal sebanyak 17 orang, dengan zona merah meliputi Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.

Sebagaimana diberitakan banyak media PKB Tangsel pada 24-31 Maret 2020 melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian brosur edukasi penyembaran Covid-19, hand sanitizer dan masker.

“Iya memang kami telah melakukan itu,” kata Pimpinan Satker Pencegahan Covid-19 PKB Tangsel Sarjono, kepada media menanggapi berita tersebut di Kantor DPC PKB Tangsel Minggu (5/4/2020).

Sarjono menjelaskan temuan di lapangan bahwa masyarakat sangat antusias, terutama keinginan mengenakan masker. Banyak warga, lanjutnya, merasa prihatin penggunaan masker masih masih minim, padahal itu menjamin pengaman ketika warga berinteraksi

“Penuluran lewat semburan batuk, bersin dan bicara hanya bisa dicegah dengan masker. Meski ada pembatasan jarak interaksi, warga harus tetap menggunakan masker”, urainya.

Sarjono meminta kepada aparatur negara dari TNI, Polri dan Satpol PP bisa membantu menjelaskan pada warga pentingnya maskerisasi. “Jika memang diperlukan harus ada sanksi, karena maskerisasi adalah menyelamatkan nyawa sesama”, tukasnya.

“Maskerisasi yang saat ini ada masih jauh dari harapan. Terutama di pasar, minimarket, warung-warung di wilayah warga sampai tempat pelayanan umum di Tangsel,” pungkasnya.(red)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *