“Ojol Anak Emas Pemerintah”, Komunitas Ojol : Kami Menunggu Orderan Bukan Menunggu Sumbangan


Wikinews.id, Tangsel,- Ojek online tidak diperkenankan mengangkut penumpang membuat sebagian orang iba dan mengulurkan bantuan. Mulai dari para customer hingga pemerintah.

Salah satunya BUMN PT. Pertamina (Persero) yang mengeluarkan kebijakan untuk ojek online, dengan pemberian cashback 50 persen setiap pembelian BBM non-subsidi. 

Bergulirnya bantuan kepada ojek online membuat sebagian orang menyebutnya “anak emas pemerintah”. Bahkan ada yang mendesak pemerintah berlaku adil kepada rakyat, tidak hanya kepada ojol.

Minggu, (19/4/2020). Saat ditemui di sela kegiatan santunan anak yatim dan dhuafa, Aryo Humas Lintas Ciater salah satu komunitas ojol di wilayah Tangerang Selatan menyayangkan hal tersebut, Aryo menegaskan bahwa ojol tidak merasa di anak emas kan.

Menurutnya ojol tetap berusaha mencari uang di tengah pandemik, tanpa mengharapkan sumbangan datang.

“Kami on aplikasi driver untuk cari orderan, bukan untuk menunggu atau mengantri customer yang mau kasih sumbangan” tegasnya.

Namun, Aryo dan anggota komunitas lintas ciater tidak menampik sudah beberapa kali mendapat bantuan dari para dermawan selama pandemi Covid-19.

Di lain hal, Aryo pun menjelaskan bahwa setiap komunitas ojol memiliki visi misi untuk kemasyarakatan.

Ia pun mencontohkan Anggota Komunitas Lintas Ciater yang rutin setiap Minggu mengumpulkan donasi dan menyisihkan uang dari penghasilannya untuk di sumbangkan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

“Kami mengumpulkan donasi setiap minggunya untuk membantu masyarakat sekitar, dan ini merupakan visi misi berdirinya Komunitas Lintas Ciater” pungkasnya.

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *