Praktisi Kesehatan Lingkungan: TPA Cipeucang, Penanganan Sampah dan Penunjukan Tempat Perlu Dipertanyakan

Wikinews.id, Tangsel,- Longsornya gunung sampah di TPA Cipeucang membuat sheet pile jebol hingga sampah masuk ke dalam aliran Sungai Cisadane.

Longsornya gunung sampah tersebut terindikasi terjadinya kesalahan dalam proses penanganan penimbunan sampah yang seharusnya dilakukan di setiap TPA.

Metode penanganan penimbunan sampah yang bisa dilakukan di setiap TPA dengan mengunakan metode Landfill, yaitu penimbunan sampah pada suatu lubang tanah, dan ini bukan metode yang berdiri sendiri.

Saat di konfirmasi awak media (01/07/2020) Sahar Nabilah selaku Praktisi Kesehatan Lingkungan menjelaskan adanya kesalahan penanganan penimbunan sampah hingga mengakibatkan terjadinya longsor dan membuat sheet pile jobol, menurut sahar robohnya sheet pile bukan karena air hujan sebab jika metode yang digunakannya landfill seperti yang di Bandar Gebang itu sangat kokoh dan dibuatnya dengan cara benar.

“Penetapan TPA Cipeucang yang begitu dekat dengan Sungai Cisadane yang membuat saya aneh, dan perlu di telurusi hasil dari kajian dalam penunjukan tempat TPA Ciepucang karena jika penempatan jauh dari permukiman serta Sungai mungkin tidak akan seperti ini,”katanya.

Lanjutnya, Longsoran sampah hingga masuk kedalam aliran Sungai Cisadane mengakibatkan pencemaran lingkungan, sehingga warga yang terdampak akibat pencemaran lingkungan seharusnya mendapatkan konpensasi seperti tertulis dalam PP nomor 81 Tahun 2012 BAB IV tentang Kompensasi.

“Konpensasi harus diberikan kepada warga yang terdampak akibat pencemaran lingkungan, dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan bertanggung jawab atas itu semua,”pungkasnya.(redaksi)

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *