Sesalkan Pemberitaan Putusan Hukum Anas Urbaningrum, PB HMI : Media Harusnya Berimbang dan informatif

Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Bidang Kemitraan BUMN Romadhon Jasn

Wikinews.id, Jakarta,- Diberitakan sebelumnya di berbagai media online, Hakim MA kembali menyunat hukuman narapidana kasus korupsi melalui putusan PK.

Ketua Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Bidang Kemitraan BUMN Romadhon Jasn sesalkan pemberitaan yang tidak berimbang dan terkesan meyudutkan Mahkamah Agung (MA) tentang sunatan hukuman Anas Urbaningrum.

“Sepertinya ini perlu dikoreksi untuk para awak media dengan memberi judul yang tendensius, padahal istilah korting dan menyunat itu tidak tepat, tetapi mengembalikan hukuman Anas yang pada pokoknya menerangkan kembali pada putusan tingkat pertama,” ucap Romadhon.

Menurutnya, pemberitaan dengan judul yang dapat menggiring opini publik dapat menjadi citra buruk bagi MA.

“Tolong memberi judul yang berimbang dan informatif sesuai dengan kenyataan, putusan MA jelas sekali tidak ada sunatan hukuman. MA tak menyunat hukuman, hanya kembali pada Putusan PN dan malah ditambah dengan pencabutan hak politiknya,” ungkap Romadhon.

Dia menambahkan, sebagai kader HMI, yang menjunjung tinggi hukum berkeadilan jangan sampai bergeser dan kalah dengan opini.

“Kami sangat menghormati dengan putusan ini, dan terus mendorong ikhtiar hukum lanjutan yang bisa ditempuh,” tambahnya.

Lanjutnya, pemberitaan media terhadap putusan MA tersebut dapat merugikan kedua belah pihak, baik Anas Urbaningrum maupun MA sebagai lembaga independen yang menangani perkara.

“Kami harap media-media mainstream betul-betul objektif dalam pemberitaannya, jangan sampai menaikkan berita yang cenderung mencederai sistem hukum kita di Indonesia,” ucap Romadhon.

Meski menghormati putusan MA, Romadhon beranggapan Anas Urbaningrum adalah korban politik dan tidak bersalah dalam kasus hukum yang menjeratnya.

“beberapa hari ke depan kami akan melakukan silaturahim ke mas Anas untuk memberikan dukungan moral.” Pungkasnya. (Redaksi)

Share :

One thought on “Sesalkan Pemberitaan Putusan Hukum Anas Urbaningrum, PB HMI : Media Harusnya Berimbang dan informatif

  1. Teori hukum pidana kita mengatakan hak narapidana harus dikembalikan seutuhnya setelah terbebas dari menjalani masa hukuman. Pencabutan hak politik terhadap Mas Annas U, adalah merupakan bentuk perampasan hak – hak warganegara yg tidak bisa di benarkan dgn dalil apapun. Yg bisa di rampas haknya hanya org yg nyatakan bersalah oleh pengadilan. Dan ketika hukuman telah selesai menjalaninya hak haknya hrs dikembalikan seutuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *