Stella Maris BSD Terapkan Pascaulum Untuk Isi Pembelajaran Jarak Jauh

Uning Widyastuti Anastasia, Kepala Sekolah SMP Stella Maris BSD
Wikinews.id, Tangsel,- Dalam mengisi pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi Covid 19, Sekolah Stella Maris Bumi Serpong Damai (BSD) Kota Tangerang Selatan menerapkan kegiatan Pascaulum bagi peserta didiknya. Uning Widyastuti Anastasia, Kepala Sekolah SMP Stella Maris BSD menjelaskan Pascaulum adalah kegiatan yang dilakukan siswa-siswi selepas ulum (ulangan umum). “Kegiatan ini mencakup beberapa bidang seperti bidang seni (seni rupa, seni suara, kerajinan tangan), bidang olah raga, dan bidang IT. Meskipun tahun ini adalah tahun ‘spesial’ karena dalam masa pandemi covid-19, kegiatan pascaulum tetap dilakukan meski dalam kemasan yang berbeda, namun dengan rasa yang sama,” jelas Bu Ning saat ditemui di Kantornya, Sabtu (20/06/20). Kegiatan pascaulum tersebut yakni meresensi film, mengcover lagu bertema keluarga, membuat mozaik burung garuda untuk memperingati hari lahir Pancasila, dan membuat poster bertema new normal. Kegiatan hari pertama dan kedua adalah meresensi film. Kegiatan tersebut diawali dengan penjelasan materi resensi film via google meet. Kegiatan selanjutnya adalah menonton film yang terkenal bertajuk Keluarga Cemara. Keluarga Cemara adalah film Indonesia yang merupakan adaptasi dari cerita bersambung yang dimuat di majalah Hai dan kemudian menjadi novel berseri karya Arswendo Atmowiloto dan sinetron berjudul sama (Wikipedia). Setelah menonton, siswa-siswi merekam dalam bentuk video kemudian mengunggahnya ke youtube. Kegiatan hari ketiga adalah mengcover lagu bertema keluarga, di antaranya lagu bertajuk Terima Kasih untuk Cinta Papa Mama yang dinyanyikan oleh Justin Faith, lagu bertajuk Harta Berharga yang dinyanyikan oleh Bunga Citra Lestari, dan lagu bertajuk Kasih Ibu. Lagu yang sudah dicover juga diunggah ke youtube. Hari keempat diisi dengan kegiatan membuat mozaik burung garuda. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat mozaik tersebut adalah kertas origami, biji kacang-kacangan, payet bambu, dan daun-daun kering. Setelah selesai, karya siswa-siswi tersebut difoto lalu diunggah ke youtube. Hari terakhir kegiatan pascaulum yakni membuat poster bertema new normal. Poster tersebut menggambarkan aktivitas sehari-hari yang kembali normal namun tetap memerhatikan protokol kesehatan yaitu menggunakan masker, tetap rajin cuci tangan atau menyediakan hand sanitizer, dan tetap menjaga jarak. “Nah, menarik bukan? Meski masa pandemi seperti ini, talenta siswa-siswi SMP Stella Maris tetap terasah dan tentunya tetap menyenangkan,” pungkas Bu Ning sapaan akrabnya.(Dh)
Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *