Surat Kepala Desa Cibetok Kabupaten Tangerang Untuk Pak Presiden Republik Indonesia

Kepala Desa Cibetok H. Aenillah Syarif

“Teruntuk Bapak Presiden Republik Indonesia“

Yth, Bapak Ir. H Joko Widodo

Assalamualikum Wr. Wb .
Saya selaku Kepala Desa Cibetok Kecamatan Gunung Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, mencoba untuk menyampaikan Kepada Bapak Presiden Republik Indonesia dan para Mentri, Mentri Sosial, dan Mentri Desa yang saya hormati, kami memahami ini merupakan komitmen Pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan yang ada di Republik Indonesia, namun menurut hemat saya bagaimana mungkin kemiskinan di Indonesia akan cepat menurun, jika Data Penanggulang kemiskinan yang didapatkan atau Data yang dihasilkan “Tidak Akurat” saya rasa ini hanya menjadi hisapan jempol semata, sebagai contoh kasus-kasus yang sedang marak ditengah Wabah Pandemi Covid-19 sedang melanda Republik Indonesia, sehingga Pemerintah Daerah merujuk kepada Pemerintah Pusat untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSSB), ketika PSBB diterapkan dibeberapa Daerah terutama di Daerah Kabupaten Tangerang Provinsi Banten, maka sebuah keharusan Pemerintah Pusat Hingga Daerah memberikan bantuan kepada yang terdampak Covid-19, tentunya karena masyarakat lemah secara ekonomi, kami Kepala Desa beserta para Rukun Tetangga (RT) di Intruksikan oleh Pemerintah untuk segera melakukan Pendataan masyarakat yang terdampak Covid-19.

Sehingga kami beserta Rukun Tetangga (RT) melakukan Pendataan berawal dari Rukun Tetangga (RT) mengumpulkan Data dari masyarakat, kemudian disampaikan kepada kami selaku Aparatur Desa, kemudian Data Tersebut kami input lalu upload untuk segera menyampaikan kepada Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, karena kami menginginkan Data  tersebut benar-benar Valid, benar-benar tepat sasaran, kami begadang hingga dua hari dua malam karena kami menginginkan Data Berkualitas dan Akurat.

Akan tetapi apa yang terjadi, Data yang dikeluarkan dari Pemerintah melalui Kantor Pos lagi-lagi tidak tepat sasaran, Data yang turun dari Pemerintah Pusat tidak sesuai yang kami ajukan dari Aparatur Desa, disinilah kami beserta para Rukun Tetangga (RT) merasa “Kebingungan” karna khawatir ini menjadi bumerang bagi kami selaku Aparatur Desa sekaligus Rukun Tetangga (RT) khawatir akan jadi bulan-bulanan oleh warga, dan saya selaku Kepala Desa yakin Rukun Tetangga (RT) kami tidak akan mampu menjawab pertanyaan dari warga, sehingga ini tidak Adil, Kenapa kami yang lebih membutuhkan tidak mendapatkan, sedangkan orang kaya yang mampu mendapatkan bantuan tersebut, saya yakin Rukun Tetangga (RT) tidak akan mampu menjawab pertanyaan ini, karena ini fakta betul-betul fakta.

Hingga akhirnya saya memutuskan untuk mengubungi Dinas Sosial Kabupaten Tangerang, saya pertanyakan langsung kenapa Data yang berikan dan turun dari pusat melalui kantor pos “tidak sesuai” dengan Data yang kami ajukan, lalu pihak Dinas Sosial menjawab, Mungkin ini Data dari DTKS Pak Kades, namun silahkan alihkan saja kepada masyarakat yang lebih membutuhkan dengan catatan buatkan berita acara,”ujar Dinsos Kab. Tangerang”, kemudian Petugas Kantor Pos pun datang, saya sampaikan apa yang sudah saya bicarakan dengan pak Kepala Dinas Sosial, tapi pihak Petugas Kantor Pos menolak Karena pihak Kantor Pos hanya menjalankan tugas dan tugas saya hanya membagikan sesuai data yang ada, “Ujar Petugas Kantor Pos”.

Pada akhirnya bantuan dibagikan oleh Petugas Kantor Pos, dan kami selaku Aparatur Desa dan Kepala Desa beserta Rukun Tetangga (RT) hanya mampu melihat “adegan“ yang sangat “menyedihkan” tersebut ketika orang mampu mendapatkan bantuan dan orang yang kurang mampu tidak mendapatkan bantuan, kami merasa “Sedih dan Iba Pak” selaku Kepala Desa, perasaan inipun saya yakin akan dirasakan oleh Kepala Desa para Rukun Tetangga (RT) se-indonesia, karena kekhawatiran Kami dan Rukun Tetangga (RT) mungkin akan diserang atau menjadi cemoohan oleh warga, lagi-lagi karena ini fakta.

Saya selaku Kepala Desa Cibetok dan Mumgkin Kepala Desa seluruh indonesia berharap, dan tolong kepada bapak-bapak penguasa, bapak Presiden Republik Indonesia, bapak Mentri dan juga Pejabat Daerah, ketika bapak-bapak memberikan atau akan membuat suatu kebijakan tolong Pak, kami yang ada di Desa ini di ajak bicara, setidaknya ada perwakilan dari Kepala Desa se-indonesia satu saja sebagai perwakilan, karena yang tau Desa dan yang tau akan situasi kondisi rill di Desa ialah kami selaku Perangkat Desa beserta Rukun Tetangga (RT), jangan lagi-lagi kami selaku Kepala Desa, Aparatur Desa beserta para Rukun Tetangga (RT) menjadi sasaran amukan warga, tolong bapak pikirkan semua itu , dan adapun semua ini merupakan tujuan Pemerintah untuk mengatasi kemiskinan, bagaimana kemiskinan agar segara teratasi jika Data-nya tidak Valid dan Akurat, inipun saya sampaikan karena banyak keluhan dari warga dan sekaligus demi kebaikan dalam mendukung menuntaskan program untuk mengurangi menanggulangi kemiskinan di indonesia, terima kasih bapak Presiden dan para Mentri dan Pejabat Daerah.


Wassallamualaikum Wr. Wb.
Desa Cibetok, Kecamatan Gunung Kaler, Kab. Tangerang Provinsi Banten
Senin, 04 Mei 2020
Kepala Desa Cibetok H. Aenillah Syarif

Share :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *